Tragedi Burung Dodo: Kisah Kepunahan Satwa Paling Ikonik di Bumi

0
122
Sejarah & Alam • Waktu Baca: 4 Menit

 

Jika ada hewan yang menjadi simbol global dari kepunahan akibat ulah manusia, makhluk itu tidak lain adalah Burung Dodo (Raphus cucullatus). Burung berbadan tambun, tidak bisa terbang, dan berparuh unik ini pernah hidup damai di sebuah pulau terpencil di Samudra Hindia. Sayangnya, kisah mereka harus berakhir tragis hanya dalam waktu kurang dari satu abad setelah berinteraksi dengan manusia.

 

Sebelum abad ke-16, pulau Mauritius adalah surga tanpa predator bagi burung dodo. Karena tidak memiliki musuh alami sama sekali, dodo berevolusi menjadi burung yang sangat tenang, tidak memiliki rasa takut, dan kehilangan kemampuan sayapnya untuk terbang. Mereka bersarang langsung di atas tanah dan hidup mengonsumsi buah-buahan yang jatuh.

 
"Hanya butuh waktu sekitar 80 tahun bagi manusia untuk melenyapkan spesies yang telah hidup damai selama jutaan tahun di habitatnya."

 

Petaka dimulai pada tahun 1598 ketika para pelaut Belanda pertama kali mendarat di Mauritius. Menemukan burung besar yang tidak bisa terbang dan sangat jinak, para pelaut dengan mudah memburu mereka untuk dijadikan pasokan logistik makanan di kapal. Istilah "dodo" sendiri konon berasal dari kata bahasa Portugis doudo, yang berarti "bodoh" atau "gila", merujuk pada sifat burung ini yang sama sekali tidak lari saat didekati manusia.

 

Namun, perburuan langsung bukanlah satu-satunya penyebab utama kepunahan mereka. Kedatangan manusia turut membawa spesies invasif baru ke pulau tersebut, seperti tikus, kucing, babi, dan monyet. Hewan-hewan ini dengan cepat merusak ekosistem lokal dan memangsa telur-telur dodo yang diletakkan begitu saja di permukaan tanah tanpa perlindungan.

 

Kombinasi antara hilangnya habitat hutan, perburuan masif, dan hancurnya sarang oleh hewan pendatang membuat populasi dodo merosot tajam. Burung dodo terakhir dilaporkan terlihat pada tahun 1681. Sejak saat itu, dodo dinyatakan punah sepenuhnya dari muka bumi, menyisakan pelajaran berharga bagi peradaban manusia tentang betapa rapuhnya keseimbangan sebuah ekosistem.

 

© 2026 Negeri Parodi. Kilas Balik Sejarah Dunia.

Suche
Gesponsert
Kategorien
Mehr lesen
News
📖 Bukan Artis, Bukan Influencer... Tapi Bocah 8 Tahun Ini Bikin Banyak Orang Dewasa Merasa "Belum Ngapa-Ngapain"
AdaAdaAjaBerita – Di saat linimasa media sosial dipenuhi gosip selebriti, drama TikTok,...
Von AdaAdaAjaBerita 2026-07-26 12:09:10 0 247
Business
How Commercial Property Inspections Support Better Decisions
Understanding Property Inspections A commercial property inspection provides valuable...
Von mattgrayson22 2026-08-21 14:12:35 0 51
Business
Custom Holiday Tags for Simple Festive Branding
Holiday packaging always feels a bit different from regular product packaging. Even small items...
Von mylarbagsmaker 2026-08-28 05:26:17 0 73
Humor
June 24 Monopoly Go Tycoon Racers (Radioactive Racers) Event Rank #1 Full Carry - IGGM
Monopoly Go new Tycoon Racers event, Radioactive Racers is about to begin, was open from June 24...
Von Ephraim 2026-06-23 06:24:03 0 273
Opinion
U4GM Modern Warfare 4 Campaign Secrets Fans Are Debating
Modern Warfare 4 keeps dragging players back into theory mode, and honestly, that part is half...
Von CrystalVibe 2026-06-27 03:34:01 0 335
Cryptomunity https://cryptomunity.net