Tragedi Burung Dodo: Kisah Kepunahan Satwa Paling Ikonik di Bumi

0
120
Sejarah & Alam • Waktu Baca: 4 Menit

 

Jika ada hewan yang menjadi simbol global dari kepunahan akibat ulah manusia, makhluk itu tidak lain adalah Burung Dodo (Raphus cucullatus). Burung berbadan tambun, tidak bisa terbang, dan berparuh unik ini pernah hidup damai di sebuah pulau terpencil di Samudra Hindia. Sayangnya, kisah mereka harus berakhir tragis hanya dalam waktu kurang dari satu abad setelah berinteraksi dengan manusia.

 

Sebelum abad ke-16, pulau Mauritius adalah surga tanpa predator bagi burung dodo. Karena tidak memiliki musuh alami sama sekali, dodo berevolusi menjadi burung yang sangat tenang, tidak memiliki rasa takut, dan kehilangan kemampuan sayapnya untuk terbang. Mereka bersarang langsung di atas tanah dan hidup mengonsumsi buah-buahan yang jatuh.

 
"Hanya butuh waktu sekitar 80 tahun bagi manusia untuk melenyapkan spesies yang telah hidup damai selama jutaan tahun di habitatnya."

 

Petaka dimulai pada tahun 1598 ketika para pelaut Belanda pertama kali mendarat di Mauritius. Menemukan burung besar yang tidak bisa terbang dan sangat jinak, para pelaut dengan mudah memburu mereka untuk dijadikan pasokan logistik makanan di kapal. Istilah "dodo" sendiri konon berasal dari kata bahasa Portugis doudo, yang berarti "bodoh" atau "gila", merujuk pada sifat burung ini yang sama sekali tidak lari saat didekati manusia.

 

Namun, perburuan langsung bukanlah satu-satunya penyebab utama kepunahan mereka. Kedatangan manusia turut membawa spesies invasif baru ke pulau tersebut, seperti tikus, kucing, babi, dan monyet. Hewan-hewan ini dengan cepat merusak ekosistem lokal dan memangsa telur-telur dodo yang diletakkan begitu saja di permukaan tanah tanpa perlindungan.

 

Kombinasi antara hilangnya habitat hutan, perburuan masif, dan hancurnya sarang oleh hewan pendatang membuat populasi dodo merosot tajam. Burung dodo terakhir dilaporkan terlihat pada tahun 1681. Sejak saat itu, dodo dinyatakan punah sepenuhnya dari muka bumi, menyisakan pelajaran berharga bagi peradaban manusia tentang betapa rapuhnya keseimbangan sebuah ekosistem.

 

© 2026 Negeri Parodi. Kilas Balik Sejarah Dunia.

Search
Sponsored
Categories
Read More
Art
Convert Artwork to PXF Embroidery Format Easily
You have a beautiful logo, illustration, or custom design sitting on your computer, but there is...
By henryphilip 2026-08-28 12:44:05 0 81
News
Zero Posting, Tren Baru Gen Z: Feed Sepi, Tapi Story Tetap Ngintip!
Jakarta – Pernah membuka profil teman dan mendapati feed-nya kosong melompong? Foto...
By AdaAdaAjaBerita 2026-07-05 10:36:36 0 230
Culture
The Running of the Bulls: Spain's Most Famous Viral Event
One of the most viral and internationally recognized events in Spain is the Running of the Bulls,...
By NoticiasEsp 2026-06-16 14:51:00 0 436
News
Top Advantages of Purchasing ARC Raiders Blueprints from U4GM
ARC Raiders Blueprints are essential for players who want to unlock stronger weapons, upgrade...
By Jimekalmiya 2026-06-09 01:04:10 0 254
Film
Master Modern Warfare 4 Loadouts With U4GM
Weapon unlocks in CoD MW4 can feel painfully slow when every match turns into a random test of...
By CrystalVibe 2026-08-04 02:44:49 0 174
Cryptomunity https://cryptomunity.net