DRAMA OREK-OREK DEREK: KETIKA TANGISAN ABANG OJOL MEMBUAT DISHUB JAKTIM KENA 'MENTAL' DAN BURU-BURU SILATURAHMI

0
313

Teori baru dalam dunia penegakan hukum di tanah air kembali terbukti: The Power of Netizen dan Viralitas jauh lebih instan dibanding mengurus surat tilang. Setelah videonya memanjat truk derek sambil menangis histeris bak adegan sinetron panggung sore viral di media sosial, nasib mujur langsung menghampiri Sulis Agung Wibowo, seorang driver ojek online (ojol) di Jakarta Timur.

 

Tak perlu menunggu proses birokrasi berbelit-belit yang memakan waktu berhari-hari, sepeda motor Sulis yang sempat "diculik" petugas Dinas Perhubungan Jakarta Timur (Dishub Jaktim) saat ia sedang mengambil orderan makanan di Jatinegara, kini sudah pulang ke rumah dengan selamat. Menariknya, motor tersebut tidak pulang sendiri memakai aplikasi maps, melainkan diantar langsung oleh rombongan pejabat Dishub Jaktim yang mendadak berubah menjadi panitia silaturahmi keliling pada Sabtu (20/6).

 

Sembako, Amplop, dan Permohonan Maaf: Paket Komplit Penggetar Hati

Foto kunjungan tersebut langsung beredar luas dan memicu kehangatan (sekaligus sindiran halus) dari warganet. Dalam potret keluarga yang tampak sangat harmonis tersebut, Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, beserta jajarannya tidak hanya mengembalikan STNK dan kunci motor. Mereka juga memboyong satu boks besar sembako bermerek dan sebuah amplop putih tebal—sebuah starter pack standar perdamaian khas tanah air.

 

Netizen pun gagal fokus melihat senyum merekah dari keluarga sang driver ojol, lengkap dengan pose finger heart (saranghaeyo) ala Korea yang diperagakan bersama sang istri. Suasana yang tadinya penuh ketegangan di jalan raya Jatinegara berubah drastis menjadi sejuk seperti suasana Lebaran di kampung halaman.

 

"Ini penegakan hukum atau program bedah rumah? Cepat sekali berubah alurnya," canda salah satu netizen di kolom komentar media sosial.

 

Kuat-kuatan Mental: Antara Aturan Parkir dan Tuntutan Perut

Di satu sisi, publik mafhum bahwa petugas Dishub hanya menjalankan tugas suci mereka menegakkan Perda: tertib lalu lintas dan anti-parkir sembarangan. Namun di sisi lain, netizen juga sepakat bahwa melawan air mata seorang bapak yang sedang mengais rezeki demi susu anak adalah bentuk petualangan yang sia-sia di jagat maya. Pihak Dishub Jaktim tampaknya langsung paham risiko "kena mental" akibat dihujat se-Indonesia raya jika bersikap terlalu kaku.

 

Pihak Sudinhub Jaktim menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi internal agar petugas di lapangan bisa lebih humanis dalam bertindak. Sementara itu, Sulis sang driver ojol mengekspresikan rasa terima kasihnya yang mendalam, sekaligus dengan bijak mengimbau rekan-rekan ojol lainnya agar tetap tertib dan tidak memanfaatkan momen ini untuk sengaja parkir sembarangan demi mendapatkan paket sembako gratis dari pemerintah.

Suche
Gesponsert
Kategorien
Mehr lesen
Opinion
Panduan Sukses Investasi Hukum di Wakanda – Pilih Miliaran, Jangan Pilih Kayu
LOKASI: Jakarta | KATEGORI: Kalkulator Keadilan.   Sebuah terobosan baru dalam dunia...
Von Negeri_Parodi 2026-06-28 02:27:31 0 440
Business
How Professional Wasp Nest Removal Protects Your Home
Understanding Wasp Activity Wasps can build nests around homes, sheds, trees, rooflines, and...
Von mattgrayson5 2026-08-21 14:56:48 0 53
Geschichte
The Conquest of Granada (1492): The End of Muslim Rule in Spain
One of the most significant events in Spanish history was the Conquest of Granada in 1492. This...
Von NoticiasEsp 2026-06-15 08:21:50 0 440
Geschichte
DEWA 19 : Perjalanan Legendaris Band Rock Terbesar di Indonesia
DEWA 19 Perjalanan Legendaris Band Rock Terbesar di Indonesia   1. Awal Terbentuk...
Von musix 2026-06-07 14:12:12 0 326
News
Monopoly Go Golden Blitz July 4-5: Grab Gold Stickers Fast via IGGM
Each round of Golden Blitz is an unmissable collecting window for Monopoly Go players. The two...
Von Ephraim 2026-07-03 06:20:31 0 333
Cryptomunity https://cryptomunity.net